Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Jejak Pengabdian: Mengenang Masa Pelayanan Pdt. Em. Sudiyono di GITJ Banyutowo

30 Januari 2026 | 13:30 WIB Last Updated 2026-02-26T11:11:17Z
Banner Kue

 


Sejarah Gereja Injili di Tanah Jawa (GITJ) Banyutowo tidak bisa dilepaskan dari sosok yang menjadi tonggak awal kepemimpinan rohani di jemaat ini, yaitu Pdt. Em. Sudiyono. Beliau tercatat dalam sejarah gereja sebagai Pendeta Pertama yang melayani GITJ Banyutowo sejak gereja ini dinyatakan mandiri (dewasa) pada tahun 1974.


Selama puluhan tahun, Pdt. Em. Sudiyono mendedikasikan hidupnya untuk menggembalakan jemaat, meletakkan dasar-dasar pelayanan, dan membimbing pertumbuhan iman jemaat di masa-masa awal kemandirian gereja. Kesetiaan beliau dan keluarga dalam melayani menjadi teladan yang tak ternilai bagi warga gereja.


Estafet Kepemimpinan

Pada tahun 2005, Pdt. Sudiyono memasuki masa purna tugas atau masa pensiun pelayanan (Emeritasi). Momen ini menjadi titik balik penting bagi GITJ Banyutowo, di mana gereja dihadapkan pada tantangan untuk mencari sosok penerus yang mampu melanjutkan tongkat estafet pelayanan yang telah dirintis oleh beliau.


Proses regenerasi ini tidak terjadi secara instan. Gereja memasuki masa doa dan pergumulan untuk mendapatkan gembala baru. Setelah melalui proses pencarian dan pendadaran (masa persiapan dan pengujian) selama kurang lebih dua tahun, Tuhan akhirnya menjawab doa jemaat-Nya.


Babak Baru Pelayanan

Pada tanggal 22 Oktober 2009, sebuah sejarah baru kembali tertulis Pdt. Sukodono, S.Th. resmi ditahbiskan menjadi Pendeta kedua di GITJ Banyutowo. Penahbisan ini menandai dimulainya babak baru pelayanan gereja pasca-emeritasi Pdt. Sudiyono, memastikan bahwa pelayanan penggembalaan jemaat terus berjalan dan berkembang.


Kini, melihat ke belakang, kita patut bersyukur atas pelayanan Pdt. Em. Sudiyono yang telah menanam dan menyiram di masa-masa awal, serta menyambut kelanjutan pelayanan yang kini diteruskan oleh generasi berikutnya.