Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Kasih Karunia yang Menembus Batas: Pelayanan Baptisan di RS KSH Tayu

09 Februari 2026 | 10:22 WIB Last Updated 2026-02-22T05:10:41Z
Banner Kue


Kasih karunia dan penyertaan Tuhan tidak pernah dibatasi oleh ruang dan waktu. Hal ini nyata terasa dalam pelayanan Sakramen Baptisan Kudus yang dilaksanakan di ruang perawatan Rumah Sakit Keluarga Sehat (RS KSH) Tayu pada hari Minggu, 9 Februari 2025.


Tepat pada pukul 10:22 WIB, dalam suasana yang teduh dan penuh kekhidmatan, Bapak Abraham Suharno dan Ibu Sara Sundari menerima pelayanan Sakramen Baptisan Kudus. Pelayanan istimewa ini dilayani secara langsung oleh Pdt. Sukodono, S.Th., dengan didampingi oleh segenap anggota Majelis Jemaat yang turut hadir untuk memberikan dukungan doa dan moral.


Meskipun dilaksanakan di rumah sakit, ibadah baptisan ini berjalan dengan sangat lancar dan penuh haru. Kehadiran hamba Tuhan dan Majelis Jemaat di tengah kondisi pemulihan fisik Bp. Abraham dan Ibu Sara menjadi wujud nyata dari komitmen gereja dalam penggembalaan—bahwa gereja senantiasa hadir menemani jemaatnya dalam setiap musim kehidupan, baik dalam suka maupun dalam pergumulan.


Dalam pelayanannya, Pdt. Sukodono, S.Th. menyampaikan pesan pastoral yang menguatkan. Baptisan ini bukan sekadar ritual keagamaan, melainkan tanda meterai keselamatan dan bukti penyertaan Allah yang sempurna. Melalui air baptisan, Bp. Abraham Suharno dan Ibu Sara Sundari dimeteraikan sebagai anak-anak Allah yang dikasihi, di mana iman mereka diteguhkan di tengah kelemahan tubuh.


Iman yang Mengalahkan Kelemahan Fisik

Seringkali kita berpikir bahwa pelayanan gereja hanya terjadi di dalam gedung gereja yang megah. Namun, peristiwa ini mengingatkan kita kembali bahwa Gereja adalah tentang manusianya, bukan gedungnya. Di mana ada hati yang rindu akan Tuhan, di situ Allah hadir melawat umat-Nya.

Meskipun terbaring sakit, Bapak Abraham Suhar menunjukkan keteguhan hati yang luar biasa. Kerinduan beliau untuk dibaptis menjadi kesaksian yang kuat bagi kita semua—bahwa dalam kondisi terlemah sekalipun, semangat untuk mendekat kepada Sang Juruselamat tidak pernah padam.


Jalannya Pelayanan

Pelayanan baptisan dilayani oleh hamba Tuhan dari GITJ Banyutowo dengan suasana yang khidmat dan penuh kekeluargaan. Meskipun dilakukan di ruang perawatan rumah sakit, kehadiran Roh Kudus sangat terasa menjamah setiap hati yang hadir.

Bapak Abraham Suhar dan istri menerima baptisan sebagai tanda meterai iman percaya mereka. Momen ini bukan hanya sekadar ritual, melainkan sebuah proklamasi iman bahwa di dalam segala keadaan—sehat maupun sakit—hidup dan mati kita adalah milik Tuhan.


Doa dan Harapan

Segenap Majelis dan Jemaat GITJ Banyutowo turut bersukacita atas baptisan ini. Kita berdoa agar Bapak Abraham Suhar dan Ibu senantiasa diberikan kekuatan, penghiburan, dan damai sejahtera yang melampaui segala akal.


Kiranya baptisan ini menjadi sumber kekuatan baru bagi Bapak Abraham dalam menjalani proses pemulihan. Kita percaya bahwa tangan Tuhan yang telah memeteraikan mereka, adalah tangan yang sama yang sanggup memberikan kesembuhan dan pemulihan.


"Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman." (2 Timotius 4:7)


Selamat datang dalam persekutuan tubuh Kristus yang baru, Bapak Abraham Suhar dan Ibu. Tuhan Yesus memberkati.