Bertema pelayanan dan pembauran, kegiatan ini membawa semangat baru bagi jemaat lokal maupun para mahasiswa. Live In ini bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan sebuah proses "hidup bersama" di mana para mahasiswa Campus Ministry UKSW tinggal langsung di rumah-rumah jemaat GITJ Banyutowo, merasakan denyut nadi kehidupan warga, serta berbagi pergumulan dan sukacita iman.
Menyelami Kehidupan Jemaat
Selama kegiatan berlangsung, para mahasiswa tidak ditempatkan di penginapan khusus, melainkan disebar untuk tinggal bersama keluarga induk (induk semang) dari warga jemaat. Hal ini bertujuan agar mahasiswa dapat belajar nilai-nilai kehidupan, kesederhanaan, dan ketulusan iman jemaat Banyutowo secara langsung.
Berbagai aktivitas mewarnai agenda selama tanggal 17-20 Juli tersebut. Mulai dari mengikuti aktivitas keseharian warga—baik yang berprofesi sebagai nelayan, petani, maupun pedagang—hingga terlibat aktif dalam kegiatan gerejawi. Para mahasiswa turut ambil bagian dalam pelayanan Sekolah Minggu, persekutuan doa, serta ibadah raya pada hari Minggu.
Sinergi Dua Lembaga
Pihak UKSW Salatiga menyampaikan bahwa pemilihan GITJ Banyutowo sebagai lokasi Live In tahun 2025 didasari oleh keinginan untuk mempererat hubungan antara institusi pendidikan Kristen dengan gereja-gereja lokal di Jawa Tengah.
"Kami ingin mahasiswa tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan hati yang melayani. Lewat keramahan Jemaat GITJ Banyutowo, mahasiswa kami belajar arti kekeluargaan yang sesungguhnya," ujar Prof. Dr. Intiyas Utami, S.E., M.Si., Ak. (Rektor 2022 - 2027), selaku koordinator kegiatan.
Sementara itu, Gembala Jemaat GITJ Banyutowo Pdt. Sukodono, S.Th. menyambut positif kegiatan ini. "Kehadiran teman-teman mahasiswa membawa semangat muda di tengah gereja kami. Ini adalah bentuk kerjasama yang saling menguatkan. Jemaat merasa diberkati dengan pelayanan mereka, dan kami berharap mahasiswa juga membawa pulang pelajaran berharga dari Banyutowo," ungkapnya.
Puncak kegiatan pada tanggal 20 Juli 2025 ditutup dengan ibadah syukur bersama dan acara perpisahan yang penuh haru. Pertukaran cinderamata antara pihak UKSW dan Majelis GITJ Banyutowo menjadi simbol ikatan yang telah terjalin. Suksesnya kegiatan Live In Campus Ministry UKSW 2025 ini diharapkan dapat menjadi pembuka jalan bagi kolaborasi-kolaborasi pelayanan lainnya di masa depan, memperkokoh persekutuan tubuh Kristus di wilayah Jawa Tengah.